Tingkatkan Tridharma Perguruan Tinggi, FMIPA UI Teken Kerja Sama dengan Pesantren Algebra International Islamic Boarding School Bogor

Bagikan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) melalui Unit Kerja Khusus Lembaga Sains Terapan (UKK LST), sepakat untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pemanfaatan sumber daya manusia, dan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat dengan Pesantren Algebra International Islamic Boarding School (IIBS) Bogor.

Acara penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala UKK LST FMIPA UI Eko Waludi, M.Si. dan KH. Khariri Makmun, Lc., M.A. Dewan Masyayikh dan Pengasuh Pesantren Algebra Bogor, di Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin FMIPA UI – PT Pertamina (Persero), Kampus UI, Depok, pada Jumat (15/3/2024).

Salah satu di antara tujuan penandatanganan ini adalah pengembangan, dan penguasaan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam, guna mencetak sainstis muda unggulan dari kalangan pesantren.

Dekan FMIPA UI Prof. Dede Djuhana, Ph.D. menyambut baik kerja sama ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sebagai bagian dari UI, FMIPA menjalankan fungsi pilar Tridharma Perguruan Tinggi. Pilar pertama yaitu pendidikan, pilar kedua penelitian, dan pilar ketiga pengabdian masyarakat. Menurutnya, kerja sama dengan pesantren Algebra termasuk dalam implementasi pengabdian masyarakat.

“Kerja sama UI dengan pesantren Algebra ini termasuk implementasi meningkatkan tridaharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat,” kata Dekan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya siap berkomitmen untuk memberikan bimbingan khusus secara langsung, kepada para santri dan siswa oleh mahasiswa dan staf pengajar FMIPA UI, yang merupakan pakar di bidang sains. Pembimbing akan mengunjungi pesantren algebra secara berkala.

Selain itu, Dekan juga mengatakan, tim pengajar dari FMIPA UI akan memberikan pendampingan transfer knowledge kepada santri dan siswa terkait pengolahan sampah organik di pesantren mereka. Transfer knowledge akan dilakukan dengan mengadaptasi teknologi Fixed Dome Digester Compose milik FMIPA UI yang ada di laboratorium alam Parangtopo, kampus UI, Depok.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang terbaik sebagaimana yang kami terapkan juga di FMIPA UI, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi Fixed Dome Digester Compose di laboratorium parngtopo untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk cair berkualitas, dan menghasilkan energi listrik. Kedepannya, kita bisa bersama-sama membuat pengolahan sampah di pesantren algebra dengan mengadaptasi metode tersebut dibawah bimbingan tim pengajar FMIPA UI,” ujarnya.

Beliau berharap nantinya para santri bisa mengolah sampah menjadi pupuk, ataupun menciptkan energi alternatif secara mandiri dari sampah-sampah tersebut.

“Mudah-mudahan, dengan upaya ini kita secara bersama-sama bisa mendorong para santri untuk kedepannya mampu mengolah sampah menjadi pupuk dan energi secara mandiri,” imbuhnya.

KH Khariri Makmun menuturkan dengan membawa nama besar Aljabar, pesantren Algebra sudah sangat tepat untuk melakukan pengembangan sains di FMIPA UI, yang merupakan fakultas sains unggulan di Indonesia.

“Karena sesuai namanya, pesantren “Algebra” identik dengan Aljabar yang merupakan salah satu bentuk cabang ilmu dari matematika yang pembahasannya menyasar mengenai suatu penyederhanaan dan pemecahan masalah dengan memakai simbol pengganti. Berupa konstanta dan variabel, karena ilmu ini bisa dikatakan sebagai salah satu cabang ilmu matematika dengan di dalamnya memiliki teori bilangan, geometri dan teori aljabar dalam sebuah penelitian,” ungkap KH Khariri Makmun.

Ia berharap, para santri dan siswa pesantren Algebra menjadikan kerja sama ini sebagai kesempatan yang baik untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains, serta mampu mendorong mereka untuk menciptkan terobosan berbasis sains yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup manusia di masa mendatang.